Di tengah kemajuan kota Kendari, Sulawesi Tenggara, muncul satu nama yang menjadi inspirasi banyak pelaku usaha kecil dan menengah. Wa Ode Nurlia adalah sosok perempuan tangguh yang berhasil membangun Laundry Nurlia dari nol hingga menjadi salah satu usaha laundry terpercaya di Kendari. Kisah hidup Wa Ode Nurlia tidak hanya menginspirasi masyarakat Kendari, tetapi juga seluruh pejuang UMKM di Indonesia.
Wa Ode Nurlia berasal dari keluarga sederhana di salah satu kecamatan pinggiran Kota Kendari. Sejak kecil, ia sudah terbiasa bekerja keras membantu orang tuanya yang berdagang di pasar tradisional. Setelah menikah dan memiliki dua anak, situasi ekonomi keluarga semakin menantang, terlebih ketika suaminya mengalami PHK dari perusahaan tempatnya bekerja. Kondisi ini memaksa Nurlia untuk berfikir kreatif demi menyambung hidup keluarganya.
Berawal dari pengalamannya mencuci pakaian untuk tetangga sekitar dengan upah seikhlasnya, perlahan Nurlia mengembangkan jasa laundry rumahan di tahun 2014. Modal awalnya hanyalah satu buah mesin cuci bekas, deterjen, dan setrika sederhana. Meski peralatannya terbatas, Nurlia selalu memastikan hasil cucian yang rapi dan bersih, serta pelayanan yang ramah. Prinsip inilah yang menjadikan pelanggan semakin bertambah dari hari ke hari.
Memulai usaha di tengah keterbatasan modal dan persaingan yang mulai bermunculan, bukanlah perkara mudah bagi Wa Ode Nurlia. Tantangan terbesar datang dari minimnya peralatan dan biaya operasional yang nyaris tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bahan baku. Tidak jarang, ia harus mengambil orderan hingga larut malam demi menambah penghasilan.
Selain itu, lokasi rumah yang tergolong jauh dari pusat keramaian awalnya membuat Laundry Nurlia tidak banyak dikenal. Namun, Nurlia memanfaatkan media sosial sederhana, seperti WhatsApp dan Facebook, untuk mempromosikan jasanya. Perlahan, pelanggan dari berbagai wilayah di Kendari mulai berdatangan, terutama dari kalangan mahasiswa, pegawai kantor, dan ibu rumah tangga.
Setelah berjalan satu tahun, Laundry Nurlia mulai dikenal luas di Kendari karena pelayanan yang cepat dan hasil cucian yang bersih wangi. Nurlia kemudian memberanikan diri menambah modal dari hasil tabungan untuk membeli mesin cuci tambahan dan peralatan penunjang seperti pengering serta rak pakaian.
Untuk memperluas layanan, Nurlia menawarkan antar-jemput pakaian gratis untuk pelanggan di radius tertentu. Ini menjadi nilai tambah yang langsung menaikkan jumlah orderan harian. Selain itu, Nurlia juga memberikan diskon khusus untuk pelanggan setia, serta paket laundry kiloan untuk menarik pelanggan baru.
Nurlia juga aktif meminta kritik dan saran dari pelanggan untuk terus meningkatkan layanan. Setiap keluhan ditanggapi dengan cepat dan solusi yang memuaskan pelanggan. Dengan dedikasi dan inovasi sederhana inilah Laundry Nurlia semakin dipercaya, bahkan kerap mendapatkan pesanan laundry dalam jumlah besar dari instansi dan hotel di Kendari.
Nurlia selalu menanamkan prinsip kejujuran dan kerja keras dalam setiap kegiatan usahanya. Semua karyawan dilatih untuk menjaga kebersihan, merapikan pakaian dengan baik, serta tidak pernah mengambil keuntungan dengan mengurangi bobot pakaian atau bermain harga.
Ia percaya bahwa kesuksesan usaha bisa diraih dengan konsistensi dalam melayani kebutuhan pelanggan. Tidak heran jika hingga saat ini, Laundry Nurlia memiliki banyak pelanggan setia yang selalu kembali. Kunci lainnya adalah manajemen waktu, karena usaha laundry sangat bergantung pada ketepatan penyelesaian order.
Kini, Laundry Nurlia telah memiliki lebih dari 6 karyawan tetap dan mampu melayani lebih dari 150 pelanggan setiap minggunya. Bisnis yang dulunya hanya dikerjakan seorang diri kini telah mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Bahkan, beberapa mantan karyawan Laundry Nurlia kini juga telah membuka usaha laundry sendiri, berkat bimbingan dan motivasi dari Nurlia.
Tidak hanya sukses secara finansial, Wa Ode Nurlia juga sering diundang untuk menjadi narasumber di berbagai seminar UMKM di Sulawesi Tenggara. Ia membagikan pengalaman dan strategi bisnis sederhana namun efektif yang bisa diterapkan oleh siapa saja. Nurlia pun aktif dalam komunitas pengusaha perempuan lokal dan selalu mendukung gerakan pemberdayaan perempuan di Kendari.
Di tengah persaingan dan tantangan ekonomi, Wa Ode Nurlia percaya bahwa setiap orang bisa sukses jika mau bekerja keras, terus belajar, dan tak takut mencoba hal baru. Ia juga berpesan agar para pelaku usaha kecil tidak malu memulai dari bawah dan selalu menjaga kepercayaan pelanggan.
Usaha sekecil apapun jika ditekuni dengan sungguh-sungguh dan kejujuran, pasti akan menghasilkan sesuatu yang besar. Jangan minder walau bermodal kecil, karena yang penting adalah konsistensi dan semangat untuk maju, tutup Nurlia dalam salah satu wawancara lokal di Kendari.
Kisah sukses Wa Ode Nurlia dan Laundry Nurlia membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih mimpi. Dengan kerja keras, kejujuran, dan inovasi, usaha sederhana bisa berkembang pesat dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Kini Laundry Nurlia tidak hanya menjadi sumber penghasilan, melainkan juga simbol harapan dan inspirasi bagi banyak masyarakat di Kendari dan sekitarnya.