Inspirasi Perjuangan UMKM di Sulawesi Tenggara Kisah sukses Wa Ode Rahmawati, seorang ibu rumah tangga asal Kendari, Sulawesi Tenggara, telah menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam membangun usaha kuliner tradisional kue basah. Berawal dari kebutuhan ekonomi dan keinginan membantu keluarga, Wa Ode memulai usaha kecil-kecilan membuat kue basah dari dapurnya sendiri pada tahun 2009. Dengan modal terbatas dan pengetahuan yang sederhana, ia menciptakan kue-kue khas Kendari seperti kue lapis, kue bola kelapa, naga sari, hingga kue cucur. Aktivitas ini awalnya hanya dijalankan untuk memenuhi pesanan tetangga dan keluarga dekat. Namun, kualitas rasa dan keaslian resep tradisional membuat kue Wa Ode meningkat permintaannya dari mulut ke mulut. Dalam beberapa bulan, pesanan mulai datang dari warga sekitar, hingga akhirnya berkembang ke berbagai komunitas di Kendari. Perkembangan zaman dan teknologi membawa tantangan sekaligus peluang bagi Wa Ode Rahmawati. Setelah beberapa tahun menjalankan usaha secara offline dan melalui warung-warung kecil, Wa Ode mulai memanfaatkan media sosial. Ia aktif mempromosikan kue basah melalui Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Foto-foto kue yang menarik dan respons cepat terhadap pesanan membuat bisnisnya semakin dikenal. Dengan modal inovasi, Wa Ode mencoba varian baru seperti kue basah dengan rasa durian dan pandan, serta menjual dalam kemasan kotak yang praktis untuk oleh-oleh. Upaya ini membuat Kue Basah Kendari menjadi pilihan banyak orang, tidak hanya di kota Kendari, namun juga para wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Tenggara. Kue basah buatan Wa Ode Rahmawati terkenal dengan cita rasa khas dan penggunaan bahan-bahan segar lokal. Beberapa varian kue yang menjadi favorit antara lain: Kue-kue ini memakai resep turun temurun yang dijaga kualitas dan keutuhan rasanya. Setiap pagi, Wa Ode bersama beberapa karyawan memulai produksi kue. Dari dapur sederhana, mereka menyiapkan adonan, memasak, dan mengemas kue hingga siap dikirim ke pelanggan. Tidak mudah menjalankan bisnis kuliner di Kendari, terutama dengan persaingan yang mulai meningkat. Wa Ode sempat menghadapi berbagai tantangan, seperti naiknya harga bahan baku, banyaknya pesaing baru, serta kesulitan dalam pengiriman kue ke wilayah yang jauh. Namun, Wa Ode tidak putus asa. Ia selalu menjaga kualitas, memperluas jaringan pelanggan, serta membangun kerja sama dengan pedagang dan toko oleh-oleh lokal. Pada masa pandemi COVID-19, usaha Wa Ode sempat menurun akibat pembatasan aktivitas. Namun, ia berinovasi dengan memperkenalkan layanan pesan antar dan membuat kemasan khusus yang tahan lebih lama. Kepercayaan pelanggan tetap terjaga sehingga bisnisnya tetap bertahan meski kondisi serba sulit. Sukses Wa Ode Rahmawati bukan hanya berdampak pada dirinya dan keluarga, tapi juga pada lingkungan sekitar. Ia membuka lapangan kerja bagi ibu-ibu rumah tangga di sekitar rumahnya. Hingga tahun 2024, usahanya telah mempekerjakan lebih dari 15 orang, yang membantu produksi dan pengemasan kue basah. Selain itu, Wa Ode aktif mengadakan pelatihan sederhana bagi pelaku UMKM lain, membagikan pengalaman dan trik dalam menjaga kualitas serta mengelola usaha di era digital. Ia sering diundang sebagai narasumber dalam seminar UMKM di Kendari dan Sulawesi Tenggara. Wa Ode Rahmawati berharap semakin banyak generasi muda tertarik mengembangkan usaha kuliner khas daerah. Ia menekankan pentingnya merawat resep dan tradisi lokal, bukan hanya sekadar mengejar keuntungan semata. Ia juga mengingatkan pentingnya kerja keras, disiplin, dan kejujuran dalam bisnis. Wa Ode percaya bahwa rezeki dan keberhasilan tidak datang dengan mudah, tetapi harus diperjuangkan dengan tekad dan niat yang tulus. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak ibu rumah tangga dan pelaku UMKM lain di Sulawesi Tenggara. Kota Kendari sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi di Sulawesi Tenggara menawarkan potensi besar dalam bisnis kue basah. Dengan pasar lokal yang luas, kebutuhan akan makanan khas daerah selalu tinggi, terutama saat perayaan tradisional dan kegiatan sosial. Konsumen lokal sangat menyukai kue-kue basah untuk acara arisan, hajatan, hingga sebagai oleh-oleh. Adanya dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM juga menjadi kemudahan tersendiri. Pemerintah Kota Kendari rutin mengadakan bazaar, pelatihan, dan pemasaran offline maupun online untuk memperkenalkan produk lokal. Kini, kue basah Wa Ode Rahmawati telah menembus pasar luar Kendari, hingga ke kota-kota besar di Sulawesi seperti Bau-bau, Kolaka, dan Makassar. Ia berharap kelak brand Kue Basah Kendari bisa dikenal secara nasional dan menjadi ikon kuliner Sulawesi Tenggara. Melalui perjuangan panjang dan pengalaman jatuh bangun, Wa Ode berpesan kepada semua pelaku usaha kecil agar tidak mudah menyerah. Beliau juga menegaskan pentingnya mengikuti perkembangan teknologi serta selalu menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Wa Ode selalu mengedepankan nilai-nilai luhur seperti gotong royong dan kekeluargaan dalam menjalankan bisnis. Ia percaya, usaha yang dimulai dengan doa dan niat baik pada akhirnya akan membawa berkah. Kisah Sukses Wa Ode Rahmawati dan Kue Basah Kendari
Awal Mula Perjalanan Wa Ode Rahmawati
Strategi Usaha di Era Digital
Kue Basah Kendari yang Melegenda
Perjuangan dan Tantangan
Dampak Sosial dan Ekonomi
Harapan dan Inspirasi untuk Generasi Muda
Peluang Bisnis Kue Basah di Kendari
Pesan dari Wa Ode Rahmawati