Sulawesi Tenggara dikenal dengan kekayaan alam dan potensi wirausaha yang tumbuh pesat dari tahun ke tahun. Salah satu kisah inspiratif datang dari Kota Konawe, dimana Dini Kurnia berhasil membangun usahanya dari nol hingga sukses bersama Kurnia Toko Mitra, yang kini menjadi salah satu toko sembako dan kebutuhan rumah tangga terkemuka di Konawe. Perjalanan yang tidak mudah ini menjadi bukti bahwa tekad, kerja keras, dan inovasi bisa mengubah hidup seseorang serta lingkungannya.
Dini Kurnia memulai usahanya dari keprihatinan terhadap kondisi keluarga ekonomi menengah ke bawah di Konawe. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, ia merasa sulit mencari pekerjaan yang sesuai. Melihat peluang di sektor perdagangan sembako, ia memulai toko kecil di pinggir rumahnya bersama keluarganya. Modal awal yang terbatas tidak membuat Dini patah semangat. Ia rela berkeliling kampung untuk menjemput peluang, menawarkan barang dagangan ke tetangga dan pasar tradisional.
Tantangan pertama datang dari keterbatasan modal dan minimnya pengalaman bisnis. Namun, Dini belajar dari para pelaku usaha sekitar, membaca buku tentang kewirausahaan, dan memanfaatkan perkembangan teknologi meski sederhana. Ia mengadakan pencatatan keuangan manual dan perlahan-lahan memperbaiki administrasi usahanya.
Salah satu kunci sukses Kurnia Toko Mitra adalah kemampuan Dini melakukan inovasi. Ia mulai menyediakan layanan pesan-antar barang bagi pelanggan yang sibuk atau ibu rumah tangga yang tidak sempat berbelanja. Dini juga memperluas jenis barang dagangan, mulai dari bahan pokok, perlengkapan rumah tangga, hingga produk UMKM lokal. Selain itu, Dini selalu menjaga kepercayaan pelanggan dengan memberikan harga bersaing, kelengkapan stok, serta layanan ramah.
Pemerintah daerah Konawe sempat memberikan fasilitas pelatihan bisnis UMKM. Kesempatan ini dimanfaatkan maksimal oleh Dini. Ia meningkatkan kemampuan mengelola keuangan, pemasaran, hingga penggunaan media sosial untuk mempromosikan Toko Mitra. Dari yang awalnya hanya mengandalkan pelanggan sekitar rumah, kini pelanggan Kurnia Toko Mitra datang dari berbagai wilayah di Konawe, termasuk pelanggan setia dari kecamatan sekitar.
Pandemi COVID-19 memberikan ujian baru bagi pelaku UMKM tak terkecuali Dini. Penurunan daya beli masyarakat membuat omzet menurun drastis. Namun, Dini tidak menyerah. Ia menerapkan strategi baru seperti memberikan diskon pada produk tertentu, memperluas layanan antar gratis, dan memanfaatkan aplikasi pesan singkat untuk menerima pesanan. Berkat adaptasi cepat tersebut, Kurnia Toko Mitra mampu bertahan bahkan mengalami pertumbuhan konsumen meski di tengah situasi sulit.
Selama masa pandemi pula, Dini mulai menggandeng UMKM lain untuk menyediakan produk-produk mereka di Toko Mitra, seperti usaha makanan ringan, produk pertanian lokal, dan kebutuhan sehari-hari. Kolaborasi ini membantu ekonomi lokal dan meningkatkan variasi produk di toko Dini sekaligus memberi ruang pertumbuhan bagi UMKM lain di Konawe.
Keberhasilan Dini Kurnia juga tidak lepas dari peran keluarga dan tim kecil yang ia bentuk. Suami dan anak-anak turut membantu memilih barang dagangan, mengelola stok, hingga pelayanan pelanggan di toko. Para tetangga yang semula hanya pelanggan, kini diajak bergabung menjadi mitra kerja paruh waktu, sehingga suasana kekeluargaan dan gotong royong begitu kental di lingkungan toko.
Model pengelolaan keluarga membuat tim lebih solid serta mudah menghadapi setiap perubahan dan tantangan yang ada.
Kerja keras Dini Kurnia tidak sia-sia. Pada tahun 2023, ia mendapat penghargaan sebagai "UMKM Inspiratif Konawe" dari Pemerintah Kabupaten. Selain itu, Toko Mitra juga pernah meraih predikat Toko UMKM Pelayanan Terbaik se-Konawe di ajang festival kewirausahaan daerah. Keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga motivasi bagi UMKM lokal lainnya.
Dini Kurnia juga memiliki visi sosial dalam membangun usahanya. Ia aktif mengedukasi masyarakat sekitar tentang pentingnya kewirausahaan, pengelolaan keuangan, hingga peluang pemasaran produk melalui teknologi digital. Bersama komunitas pelaku UMKM, Dini kerap mengadakan pelatihan singkat bagi ibu rumah tangga dan pemuda di sekitarnya.
Program pemberdayaan masyarakat ini membuahkan hasil. Sekarang, banyak warga yang dulu menjadi pelanggan, kini ikut membuka usaha kecil di bidang makanan, kerajinan, dan jasa. Mereka menjadi bagian dari rantai pasok Toko Mitra, sehingga roda ekonomi di lingkungan tersebut berputar semakin cepat dan merata.
Dini Kurnia tak berhenti berinovasi. Ia kini sedang merintis ekspansi toko dengan membuka cabang di kawasan pasar utama Konawe. Inovasi digital juga sedang dikembangkan, seperti aplikasi sederhana berbasis pesan WhatsApp untuk memudahkan pelanggan memesan kebutuhan sehari-hari. Ia berharap Kurnia Toko Mitra terus tumbuh tidak hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi keluarga di Konawe dan sekitarnya.
Kisah Dini Kurnia bersama Kurnia Toko Mitra membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi dan berjuang. Dengan semangat pantang menyerah, inovasi, serta kolaborasi dengan keluarga dan masyarakat, usaha kecil pun dapat berkembang menjadi usaha sukses yang membawa manfaat luas. Harapannya, kisah inspiratif dari Konawe ini bisa terus memotivasi generasi muda Sulawesi Tenggara dan seluruh Indonesia untuk ikut membangun dunia usaha yang mandiri dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar.