Bau-Bau, sebuah kota di Sulawesi Tenggara yang dikenal dengan keindahan alam dan keragaman budaya, menjadi saksi perjalanan inspiratif dua saudara, Joko Susanto dan Susanto. Berangkat dari usaha kecil-kecilan di rumah, mereka membangun bisnis kuliner yang kini dikenal luas: Serba Kue. Kisah mereka menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja keras dapat mengubah tantangan menjadi peluang, bahkan di daerah yang jauh dari pusat keramaian metropolitan.
Pada tahun 2012, Joko Susanto dan Susanto menghadapi masa-masa sulit. Berbekal kemampuan memasak yang diwarisi dari ibu mereka, mereka mulai membuat kue rumahan dan menjualnya di lingkungan sekitar. Modal awal mereka hanya beberapa ratus ribu rupiah, digunakan untuk membeli bahan baku seperti tepung, telur, dan gula. Awalnya, mereka menawarkan kue bolu, donat, dan kue lapis kepada tetangga dan teman-teman.
Tidak mudah untuk memulai usaha dikala persaingan di bidang kuliner semakin ketat. Namun, mereka berdua yakin kualitas dan keunikan rasa mampu menarik perhatian pembeli. Melalui promosi mulut ke mulut dan media sosial sederhana seperti WhatsApp, perlahan-lahan order pun meningkat.
Serba Kue tidak berhenti pada produk awal. Joko dan Susanto terus menggali ide dan mencoba resep baru. Setiap bulan, mereka menghadirkan varian kue terbaru seperti brownies, kue cubit, dan roti manis. Mereka juga selalu menjaga kualitas bahan, sehingga rasa kue tetap konsisten dan memuaskan pelanggannya. Tidak hanya itu, mereka mulai menerima pesanan kue ulang tahun, tumpeng mini, hingga snack box untuk acara-acara lokal di Bau-Bau.
Inovasi mereka membuat Serba Kue dikenal sebagai tempat kue terlengkap dan memiliki cita rasa unik di Bau-Bau.
2013: Menghadapi keterbatasan modal, mereka sering berutang pada supplier bahan baku. Namun kegigihan dan kepercayaan perlahan membuat supplier semakin percaya dengan usaha mereka.
2015: Saat pandemi COVID-19 melanda, penjualan menurun drastis. Joko dan Susanto berpikir kreatif dengan memperkenalkan produk frozen food dan promosi melalui Instagram. Mereka juga memanfaatkan GoFood dan GrabFood, memperluas jaringan pelanggan baru.
2018: Mereka menghadapi tantangan logistik pengiriman kue ke luar kota. Dengan kerjasama bersama jasa ekspedisi lokal, pengiriman menjadi lebih aman dan cepat. Hal ini meningkatkan kepercayaan pelanggan dari luar Bau-Bau.
Semua tantangan mereka hadapi bersama, saling mendukung dan mencari solusi tanpa menyerah. Hal inilah yang menjadi kunci utama kesuksesan Serba Kue.
Seiring waktu, Serba Kue semakin populer di Bau-Bau dan sekitarnya. Mereka mulai menerima pesanan dari instansi pemerintah, acara pernikahan, dan event-event penting di kota. Pada tahun 2019, Serba Kue mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kota Bau-Bau sebagai UMKM Inspiratif.
Pengakuan ini semakin memacu semangat Joko dan Susanto untuk terus berkembang dan berinovasi.
Awalnya Serba Kue hanya meraup omset sekitar satu juta rupiah per bulan. Namun, berkat manajemen keuangan yang baik dan strategi pemasaran yang kreatif, omset mereka naik signifikan. Pada tahun 2023, omset bulanan Serba Kue mencapai puluhan juta rupiah, dengan lebih dari empat puluh jenis produk yang ditawarkan.
Tidak hanya melayani pelanggan di Bau-Bau, mereka mulai membuka cabang kecil di Buton dan Kendari. Selain kue dan roti, mereka menawarkan kursus membuat kue sehingga memberdayakan ibu rumah tangga dan mahasiswa untuk menciptakan peluang usaha sendiri.
Ekspansi usaha Serba Kue memberikan dampak ekonomi positif, termasuk penciptaan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dalam setiap langkah usaha, kedua saudara ini selalu melibatkan keluarga dan komunitas, sehingga tim yang mereka bangun kuat dan mampu bertahan dari berbagai tantangan.
Kisah Joko Susanto dan Susanto membuktikan bahwa tidak ada usaha yang sia-sia jika dilakukan dengan tekad dan strategi yang tepat. Mereka berdua menjadi motivator bagi generasi muda di Bau-Bau untuk berani memulai bisnis kuliner, apalagi dengan potensi pasar lokal yang terus berkembang. Selain itu, melalui pelatihan dan komunitas UMKM, mereka membagi ilmu dan pengalaman, sehingga banyak pelaku usaha baru terbantu dalam memulai dan menjaga usaha.
Ke depan, Serba Kue berkomitmen untuk terus berinovasi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar. Mereka ingin memperluas pasar ke seluruh Sulawesi Tenggara dan bahkan digitalisasi usaha agar dapat merambah pasar nasional. Dengan moto "Kue Lokal, Rasa Global", Joko dan Susanto berharap produk mereka bisa mewakili kekayaan kuliner Bau-Bau di panggung yang lebih luas.
Kisah ini adalah bukti nyata, bahwa keberhasilan bisa diraih oleh siapa saja yang mau berusaha dan percaya pada diri sendiri. Inspirasi dari Serba Kue telah menjadi cerita istimewa yang membangkitkan semangat wirausaha di Bau-Bau dan Sulawesi Tenggara.