Di sudut timur Nusantara, terdapat kota kecil yang menyimpan banyak potensi dan keindahan alam, yaitu Bau Bau di Sulawesi Tenggara. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, nama Bau Bau semakin dikenal bukan hanya karena pantai dan destinasi wisatanya, tetapi juga berkat seorang perempuan inspiratif bernama Nadya Sari dan kegigihannya membangun bisnis Sari Wisata. Kisah sukses Nadya Sari tidak hanya membuktikan bahwa keberhasilan bisa diraih di kota kecil, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda terutama perempuan di Sulawesi Tenggara.
Nadya Sari lahir dan besar di Bau Bau. Sejak kecil, Nadya sudah akrab dengan keindahan alam yang ada di sekitarnya, mulai dari pantai Liwutongkidi, Bukit Wisata Wantiro, hingga ke jantung kota Bau Bau yang sarat sejarah. Namun, ia merasa bahwa potensi wisata Bau Bau masih kurang tergarap dan promosi wisata lokal di media sosial masih minim.
Setelah tamat kuliah di jurusan Manajemen Pariwisata Universitas Halu Oleo, Nadya kembali ke kampung halaman dengan tekad untuk memajukan wisata daerah. Ia memulai dengan menjadi pemandu wisata freelance dan bekerja sama dengan komunitas anak muda setempat dalam mengembangkan promosi wisata digital. Seiring waktu, Nadya sadar bahwa ia perlu membuat usaha yang lebih terstruktur. Maka, pada tahun 2017, ia mendirikan Sari Wisata — sebuah biro perjalanan dan jasa wisata khusus di Bau Bau.
Sari Wisata memulai usahanya dari modal kecil dan tim yang hanya terdiri dari Nadya dan dua temannya. Mereka menawarkan paket destinasi wisata lokal seperti tour ke Pantai Nirwana, Pulau Makassar, Benteng Keraton Buton, dan tracking ke Air Terjun Tirta Rimba. Dengan pendekatan digital marketing yang modern, Nadya menggunakan media sosial untuk mempromosikan setiap paket perjalanan yang dibuat.
Tantangan terbesar ialah kepercayaan masyarakat dan wisatawan, khususnya di awal berdirinya Sari Wisata. Nadya harus memperkenalkan keunikan Bau Bau secara konsisten, menjalin relasi dengan pelaku UMKM, serta melibatkan penduduk lokal dalam setiap aktivitas wisata. Ia juga aktif mengikuti pelatihan online dan forum entrepreneur muda yang membantu mengembangkan strategi usaha.
Pada tahun 2019, Sari Wisata mulai dipercaya menyelenggarakan event pariwisata berskala lokal dan menerima rombongan wisatawan dari Makassar, Kendari, hingga Jakarta. Nadya memantapkan layanan dengan inovasi, seperti:
Berkat kerja keras dan ketekunan, Sari Wisata sukses menggaet lebih dari 5000 wisatawan selama tahun 2020 hingga 2022, meskipun pandemi sempat menghambat aktivitas pariwisata. Nadya membangun adaptasi dengan membuat vlog wisata, virtual tour, dan mengembangkan program CSR yang mendukung pendidikan anak pesisir.
Kehadiran Sari Wisata tidak hanya bermanfaat untuk Nadya dan timnya, namun turut menggerakkan roda ekonomi di Bau Bau. Beberapa dampak nyata yang dirasakan masyarakat adalah:
Bahkan, Nadya pada tahun 2021 memperoleh penghargaan sebagai "Pelaku Pariwisata Terbaik Sulawesi Tenggara" dari Dinas Pariwisata Provinsi, berkat dedikasi dan inovasi yang dihadirkannya melalui Sari Wisata.
Kisah Nadya Sari adalah bukti bahwa tekad, keberanian, dan kemauan belajar bisa menaklukkan tantangan di daerah sekalipun. Ia selalu menekankan pentingnya kolaborasi, khususnya antara pemuda dan pemerintah daerah, serta peran teknologi dalam mendukung promosi dan pengembangan wisata lokal.
Dalam berbagai seminar dan workshop, Nadya sering berbagi pesan bahwa kunci sukses adalah berani memulai, mengambil tanggung jawab, dan memanfaatkan peluang yang ada di sekitar. Ia berharap semakin banyak anak muda Bau Bau yang tergerak untuk berkontribusi, tidak hanya di bidang pariwisata tetapi dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Kini, Sari Wisata terus berkembang dengan tim yang semakin besar dan layanan yang semakin kreatif. Nadya Sari juga sedang merintis program pelatihan wisata digital untuk pelaku UMKM serta remaja di Bau Bau, supaya mereka dapat memasarkan produk dan jasa secara mandiri. Ia bermimpi Bau Bau kelak bisa menjadi salah satu destinasi unggulan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.
Kisah sukses Nadya Sari dan Sari Wisata menjadi inspirasi, sekaligus penguat bahwa potensi daerah bisa digali secara maksimal jika ada keberanian, inovasi, dan kegigihan. Dengan semangat dan keuletannya, Nadya membuktikan bahwa membangun usaha dan memberi dampak positif bukanlah hal yang mustahil, asalkan memiliki niat tulus dan komitmen untuk memajukan kota kelahiran.
Sari Wisata kini tidak hanya bergerak di bidang pariwisata, tetapi juga menjadi pusat edukasi, transformasi digital, serta penggerak ekonomi kreatif di Bau Bau. Melalui perjalanan Nadya Sari, masyarakat Sulawesi Tenggara semakin percaya bahwa kemajuan dan keberhasilan bisa dimulai dari ide dan usaha yang sederhana namun penuh dedikasi.