Sulawesi Tenggara merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia. Di antara sekian banyak kisah inspiratif dari daerah tersebut, terdapat satu cerita yang menjadi sorotan, yaitu kisah sukses Sri Pratiwi beserta usaha Caf Sri Pratiwi yang didirikannya di Kabupaten Kolaka. Kisah ini bukan hanya contoh keberhasilan seorang perempuan dalam berwirausaha, melainkan juga menandakan lahirnya semangat baru bagi generasi muda lokal yang ingin mengubah nasib melalui usaha kreatif dan inovatif.
Sri Pratiwi lahir dan besar di Kolaka, sebuah kota yang berada di pesisir Sulawesi Tenggara. Dari kecil, ia sudah terbiasa membantu orang tuanya dalam bisnis kecil di pasar tradisional. Kegigihan dan ketelatenannya membentuk jiwa kerja keras serta rasa ingin tahu pada dunia bisnis. Setelah menamatkan pendidikan menengah, Sri Pratiwi memilih untuk melanjutkan pendidikan di bidang manajemen bisnis di salah satu perguruan tinggi di Kendari.
Saat masih kuliah, Sri Pratiwi banyak belajar tentang kewirausahaan dan praktik bisnis modern. Ia melihat bahwa Kolaka belum memiliki banyak tempat nongkrong bagi anak muda ataupun keluarga yang menyediakan makanan dan minuman dengan konsep kekinian. Dari situlah muncul ide untuk mendirikan sebuah kafe dengan nuansa lokal tetapi menyajikan menu yang variatif serta tempat yang nyaman.
Setelah menamatkan kuliah, Sri Pratiwi kembali ke Kolaka dengan satu visi: ingin membangun sebuah usaha yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. Bermodal tabungan hasil kerja paruh waktu dan bantuan dari keluarga, ia mendirikan Caf Sri Pratiwi pada tahun 2018.
Pada awalnya, kafe yang terletak di pusat kota Kolaka ini hanyalah sebuah bangunan sederhana. Sri Pratiwi sendiri turun langsung dalam meracik menu, melayani pelanggan, hingga menjaga kebersihan. Ia berupaya menghadirkan konsep berbeda, menggabungkan kuliner lokal seperti pisang goreng, kopi Kolaka, dan camilan khas daerah dengan berbagai makanan modern seperti pastry dan minuman kekinian. Setiap sudut kafe dirancang untuk memberikan kenyamanan, dengan dekorasi sederhana namun artistik yang memadukan elemen budaya Kolaka.
Perjalanan Sri Pratiwi tidak selalu mulus. Di awal tahun, jumlah pengunjung tidak sebanyak yang diharapkan. Namun, ia tidak menyerah. Sri Pratiwi memanfaatkan media sosial untuk promosi, menawarkan diskon dan program loyalitas, serta bekerja sama dengan UMKM lokal dalam hal penyediaan bahan baku. Sedikit demi sedikit, Caf Sri Pratiwi mulai dikenal luas.
Salah satu strategi Sri Pratiwi adalah menyediakan ruang bagi komunitas lokal untuk berkumpul, seperti mengadakan acara musik, seminar motivasi, dan workshop kerajinan tangan. Dengan cara ini, Caf Sri Pratiwi menjadi bukan sekadar tempat makan dan minum, melainkan wadah kreatif bagi generasi muda Kolaka. Pendekatan tersebut sangat diterima oleh masyarakat, sehingga dalam waktu lima tahun, kafe ini menjadi salah satu destinasi favorit.
Sri Pratiwi terus melakukan inovasi agar Caf Sri Pratiwi tetap relevan dengan perubahan zaman. Ia melakukan pembaruan menu secara berkala, memperkenalkan menu makanan sehat berbasis bahan lokal seperti ubi, kelapa, dan hasil pertanian dari petani sekitar. Selain itu, ia menciptakan paket-paket menu untuk keluarga, pelajar, dan pegawai kantor yang mendorong pelanggan datang bersama kelompok mereka.
Dalam pengelolaannya, Sri Pratiwi menerapkan sistem digital untuk mengelola pemesanan dan stok. Dengan semangat berbagi dan memberikan kesempatan, ia juga memberdayakan sekitar 20 orang pemuda Kolaka sebagai karyawan, memberikan pelatihan profesional agar mereka memiliki kemampuan dalam bidang hospitality. Tidak hanya itu, sebagian keuntungan kafe digunakan untuk kegiatan sosial, seperti bantuan pendidikan dan program lingkungan.
Keberadaan Caf Sri Pratiwi memberikan manfaat luas bagi Kolaka. Banyak anak muda yang terinspirasi untuk membuka usaha sendiri. Dengan program pelatihan dan workshop yang diadakan secara rutin, Sri Pratiwi membantu menumbuhkan ekosistem wirausaha di Kolaka. Usahanya membuka kesempatan kerja, memberdayakan UMKM, serta menjadi salah satu pendorong ekonomi lokal.
Berkat dedikasi dan inovasinya, Sri Pratiwi beberapa kali mendapatkan penghargaan, salah satunya adalah “Wirausaha Muda Inspiratif Sulawesi Tenggara” tahun 2022 yang diberikan oleh pemerintah provinsi. Caf Sri Pratiwi juga menjadi kafe pertama di Kolaka yang meraih sertifikasi pelayanan terbaik dari Dinas Pariwisata setempat. Banyak media lokal dan nasional mengangkat kisahnya sebagai contoh perempuan penggerak sukses di daerah.
Dalam berbagai kesempatan, Sri Pratiwi selalu menyampaikan pesan bahwa kesuksesan bukan hanya soal keuntungan materi, melainkan juga seberapa besar usaha kita memberi pengaruh positif bagi banyak orang. Ia berpesan pada generasi muda Kolaka agar berani bermimpi dan mulai bertindak meski hanya dengan modal kecil. Menurutnya, inovasi dan kerja keras adalah kunci utama keberhasilan.
Sri Pratiwi juga mendorong perempuan lokal untuk tidak ragu berwirausaha. Ia menegaskan bahwa semua orang memiliki peluang yang sama, asalkan didukung dengan semangat, visi yang jelas, dan keinginan untuk terus belajar.
Kisah Sri Pratiwi bersama usaha Caf Sri Pratiwi di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara bukan hanya tentang keberhasilan membuka sebuah kafe. Ini adalah cerita tentang perjuangan, inovasi, dan kontribusi terhadap masyarakat. Dengan menggabungkan nilai tradisional dan modern, serta memberdayakan potensi lokal, Sri Pratiwi menjadi teladan bagi banyak orang.
Sukses yang diraih Sri Pratiwi membuktikan bahwa dengan tekad, inovasi, dan semangat berbagi, siapa pun dapat membawa perubahan, bahkan dari sudut daerah yang mungkin belum terlalu dikenal. Kisah ini menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kolaka dan seluruh Indonesia untuk terus berusaha, berinovasi, dan berkarya demi kemajuan bersama.