Kota Bau Bau merupakan salah satu kota di Sulawesi Tenggara yang dikenal dengan keindahan alamnya dan budaya lokal yang khas. Namun, di balik pesona tersebut, tersimpan kisah inspiratif tentang perjuangan dan kesuksesan seorang pengusaha muda bernama Surya Agustina, pemilik dari Agustina Cake, toko kue yang kini menjadi favorit masyarakat di Bau Bau.
Surya Agustina lahir dan besar di Bau Bau, berasal dari keluarga sederhana yang selalu menanamkan nilai kerja keras dan kejujuran. Ia mulai tertarik pada dunia kuliner sejak kecil, terutama saat membantu sang ibu membuat kue-kue rumahan untuk acara keluarga dan tetangga. Perjalanan Surya dalam membangun usahanya tidaklah mudah. Ia harus mengatasi berbagai tantangan ekonomi, keterbatasan fasilitas, dan persaingan usaha kuliner di kota Bau Bau.
Di tahun 2012, dengan modal yang sangat terbatas, Surya memutuskan membuka usaha kecil-kecilan dari rumah. Ia hanya menggunakan peralatan seadanya dan memproduksi beberapa jenis kue basah serta kue kering untuk dijual di lingkungan sekitar. Saat itu ia hanya menjual lewat media sosial seperti Facebook dan WhatsApp, serta menitipkan kue di toko-toko kecil.
Awalnya, pelanggan Surya hanya beberapa tetangga dan kenalan. Namun, kualitas kue yang lembut, cita rasa yang otentik, dan pelayanan ramah membuat Agustina Cake cepat dikenal. Tidak jarang, ia harus memenuhi pesanan dadakan hingga larut malam.
Sadar akan pentingnya inovasi, Surya mulai menghadirkan signature cake seperti Bolu Bau Bau, Kue Tart Coklat Sulawesi, dan Kue Ulang Tahun Custom yang dapat dipesan sesuai keinginan pelanggan. Dalam prosesnya, Surya juga menghadirkan varian kue tradisional lokal yang mengangkat kekayaan kuliner Bau Bau seperti "Waje" dan "Kue Talam".
Tak hanya itu, Surya juga rutin mengikuti pelatihan wirausaha dari pemerintah kota Bau Bau dan komunitas UMKM untuk meningkatkan wawasan bisnis serta jaringan usaha.
Pandemi COVID-19 di tahun 2020 menjadi ujian berat bagi Agustina Cake. Permintaan turun drastis saat pembatasan sosial, namun Surya tidak menyerah. Ia justru memanfaatkan waktu luang untuk merancang menu baru dan belajar pemasaran secara daring. Dengan strategi promosi “Kue sehat tanpa pengawet” dan pengantaran gratis di area kota Bau Bau, Surya berhasil mengatasi masa sulit dan tetap menjaga omzet usaha.
Setelah pandemi, permintaan kue semakin meningkat. Agustina Cake memperluas layanan dengan membuka outlet di pusat kota Bau Bau. Surya mempekerjakan lebih dari 8 karyawan lokal dan mendukung pengembangan ekonomi setempat. Kini, Agustina Cake telah menjadi salah satu destinasi wajib bagi wisatawan yang ingin mencicipi kue khas Sulawesi Tenggara.
Kisah Surya Agustina memberi inspirasi bahwa tekad, kerja keras, dan inovasi akan membawa usaha menuju kesuksesan. Berikut beberapa kunci keberhasilan Agustina Cake:
Selain itu, Surya Agustina tidak lupa berbagi pengalaman kepada para pengusaha muda di Bau Bau melalui seminar dan pelatihan. Ia percaya bahwa keberhasilan harus dibagikan untuk menumbuhkan letak ekonomi dan mempererat persatuan masyarakat.
Berkat dedikasi dan kualitas produk, Agustina Cake pernah menerima beberapa penghargaan, antara lain:
Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Surya untuk terus meningkatkan kualitas dan memperluas jangkauan Agustina Cake hingga ke luar Bau Bau.
Surya berharap Agustina Cake bisa terus berkembang tanpa melupakan akar lokal dan keunikan kota Bau Bau. Ia ingin agar usahanya menjadi sumber inspirasi bagi anak-anak muda yang ingin memulai bisnis kuliner maupun UMKM lainnya.
Ia berpesan kepada generasi muda, “Rintis usaha dari hal kecil, jangan malu belajar dan berusaha, serta selalu utamakan kejujuran dan kerja keras. Jangan takut gagal, karena setiap kegagalan adalah pelajaran menuju sukses.”
Kisah Surya Agustina dan Agustina Cake membuktikan bahwa keberhasilan bisa diraih oleh siapa saja yang memiliki mimpi, kemauan, dan ketekunan. Dari sebuah dapur sederhana di Bau Bau, Agustina Cake kini menjadi simbol UMKM sukses dan kreatif di Sulawesi Tenggara. Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang, terutama pelaku usaha kecil yang terus berjuang membangun perekonomian daerahnya.
Agustina Cake, dari Bau Bau untuk Indonesia.