Kota Bau Bau, Sulawesi Tenggara, dikenal sebagai pusat pertemuan budaya dan pertumbuhan ekonomi pesisir. Salah satu kisah inspiratif yang muncul dari kota ini adalah perjalanan Wawan Jaya, pendiri Jaya Printing, yang berhasil membangun usahanya dari bawah hingga menjadi salah satu percetakan terkemuka di daerah tersebut.
Kisah sukses Wawan Jaya bermula dari tekad dan impian sederhana. Tahun 2012, Wawan yang awalnya hanya lulusan SMA, menyadari kebutuhan masyarakat Bau Bau akan layanan percetakan yang cepat dan berkualitas. Jaya Printing didirikan di sebuah ruangan kecil, bermodal mesin printer sederhana dan komputer second hand. Hampir setiap malam, Wawan harus bekerja ekstra keras—mulai dari desain hingga pencetakan dan finishing dilakukan sendiri.
Dengan modal terbatas, Wawan menghadapi berbagai tantangan. Mesin yang sering rusak, listrik yang tidak stabil, dan harga bahan baku yang terus naik menjadi masalah utama. Namun, berkat ketekunan dan loyalitas pelanggan, Jaya Printing mulai dikenal sebagai percetakan yang mengutamakan kualitas dan pelayanan ramah.
Salah satu kunci keberhasilan Jaya Printing adalah inovasi. Wawan terus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Ia mengembangkan layanan desain grafis, spanduk, undangan, brosur, hingga merchandise. Tak hanya perusahaan dan instansi pemerintah, masyarakat umum pun menjadi pelanggan tetap, karena harganya terjangkau dan waktu pengerjaan yang selalu tepat.
Selain itu, Wawan aktif mengikuti pelatihan dan seminar enterpreneurship lokal sehingga ia mampu meningkatkan kemampuan bisnis dan teknologinya. Ia menerapkan sistem order online melalui WhatsApp dan media sosial, memudahkan pelanggan mengirim desain tanpa harus datang langsung ke toko.
Pada tahun 2016, Jaya Printing berhasil membeli mesin cetak offset dan digital baru melalui pinjaman usaha. Ini memperluas kapasitas produksi dan kualitas hasil cetakan. Wawan juga memperluas timnya, merekrut desainer muda dan staf marketing. Dalam waktu kurang dari 5 tahun, Jaya Printing tumbuh dari usaha rumahan menjadi perusahaan lokal dengan puluhan pelanggan tetap dari instansi pemerintah, sekolah, perusahaan swasta, hingga UMKM.
Jaya Printing menjadi rujukan utama dalam pembuatan media promosi, dokumen resmi, serta produk printing custom. Hal ini membuka peluang kerjasama baru dengan supplier nasional dan distributor bahan cetak dari Makassar dan Surabaya.
Keberhasilan Jaya Printing tidak membuat Wawan Jaya lupa pada akar sosial. Ia mendirikan program pelatihan desain dan percetakan gratis bagi anak-anak muda Bau Bau, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu. Banyak peserta pelatihan yang akhirnya mendapatkan pekerjaan di bidang printing dan desain berkat keterampilan yang mereka dapatkan dari program ini.
Wawan juga aktif memberikan sponsor cetak gratis pada kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan. Misalnya, pada acara seminar pendidikan atau festival seni daerah, Jaya Printing kerap membantu membuat banner, sertifikat, dan materi promosi tanpa biaya.
Tahun 2020, saat pandemi Covid-19 melanda, sektor percetakan turut terpukul. Banyak acara dibatalkan, instansi tutup, dan permintaan cetak menurun drastis. Wawan Jaya tidak menyerah; ia berinovasi dengan membuat produk baru seperti masker kain bergambar, serta mendukung kampanye kesehatan dengan menyediakan kebutuhan printing untuk sosialisasi protokol kesehatan.
Perlahan, bisnis pun kembali bangkit. Jaya Printing menjadi partner utama dalam pengadaan media edukasi Covid-19 di Bau Bau dan memberikan diskon khusus bagi UMKM yang ingin mempromosikan usahanya pasca-pandemi.
Kini, Jaya Printing memiliki cabang di beberapa kecamatan sekitar Bau Bau serta telah membuka layanan pengiriman produk ke wilayah Sulawesi Tenggara. Wawan Jaya dinobatkan sebagai pengusaha muda inspiratif oleh berbagai institusi lokal. Ia selalu berpesan kepada generasi muda agar jangan takut memulai usaha, meskipun dengan modal dan pengalaman terbatas.
“Keberhasilan bukan tentang berapa besar modal yang dimiliki, tetapi tentang seberapa besar niat, ketekunan, dan inovasi yang kita lakukan,” tuturnya saat seminar wirausaha di Kota Bau Bau, 2022.
Jaya Printing bukan hanya membantu roda ekonomi, tapi juga meningkatkan kualitas layanan percetakan lokal. Sebelum hadirnya Jaya Printing, penduduk Bau Bau dan sekitarnya kerap kesulitan mendapatkan hasil cetakan yang cepat dan berkualitas; seringkali harus mengirim order ke Makassar atau Kendari. Kini, segala kebutuhan cetak bisa dipenuhi tanpa harus menunggu lama dan dengan biaya lebih murah.
Kepedulian Wawan dalam membangun jaringan bisnis lokal dan memberikan pelatihan telah membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda Bau Bau. Selain itu, lahirnya UMKM-UMKM baru yang didukung oleh media promosi hasil cetak Jaya Printing turut memacu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.
Kisah Wawan Jaya dan Jaya Printing membuktikan bahwa di daerah pun bisa lahir entrepreneur sukses. Dengan kegigihan, inovasi, dan dedikasi terhadap kualitas serta pelayanan, Jaya Printing telah menjadi contoh usaha kecil yang berkembang besar dan membawa manfaat sosial luas. Kota Bau Bau kini diidentikkan dengan semangat kewirausahaan, terbukti dari banyaknya pemuda yang mulai membuka bisnis di berbagai bidang.
Kisah Wawan Jaya juga menginspirasi agar setiap masyarakat, khususnya anak muda, terus berani bermimpi dan berusaha. Tidak ada kesuksesan yang instan, namun dengan tekad dan kerja keras, peluang itu pasti terbuka.
Saat ini, Wawan tengah merintis platform desain dan printing online untuk memperluas layanan ke seluruh Indonesia. Ia percaya digitalisasi adalah masa depan usaha percetakan. Visi Wawan adalah menjadikan Jaya Printing tidak hanya sebagai pusat percetakan, tapi juga sebagai pusat belajar dan pengembangan kreativitas di kota Bau Bau.
Kisah Wawan Jaya dan Jaya Printing adalah bukti nyata bahwa sukses bisa diraih dengan semangat kerja keras, inovasi, dan dedikasi pada pelanggan serta masyarakat. Dari sebuah ruang kecil, kini Jaya Printing telah membawa perubahan besar. Semoga perjalanan inspiratif ini memberikan motivasi bagi siapa saja yang ingin memulai usaha dan menciptakan kemajuan, dari Bau Bau untuk Sulawesi Tenggara dan Indonesia.